Tim arkeolog berhasil mengungkap jati diri keluarga yang menuliskan grafiti "memilukan" pada 1515 di dinding sebuah gereja di Cambridgeshire, Inggris. Isi tulisan di tembok itu menceritakan sebuah keluarga yang kehilangan 3 anak perempuannya akibat wabah pes pada 1515.